Langsung ke konten utama

TEKANAN ZAT PADAT

Apa yang ada dibenakmu saat mendengar kata tekanan ? sebelum belajar tekanan masih ingatkah ada berapa jenis zat ? yupz, dalam fisika zat dibedakan menjadi zat paat, zat cair dan zat gas. Begitupun dengan tekanan. Dalam fisika kita akan belajar tekanan pada zat padat, tekanan pada zat cair dan tekanan pada zat gas. Dalam pembahasan kali ini hanya akan diuraikan tentang tekanan pada zat padat.

Rumus tekanan zat padat
Dalam fisika tekanan diartikan sebagai banyaknya gaya yang bekerja pada setiap bidang luas. Tekanan dirumuskan :
P = F/A
Dimana :
P = tekanan (Pa / atau N/m2)
F = gaya (N)
A = luas permukaan (m2)

Dari persamaan di atas terlihat bahwa tekanan sebanding dengan gaya yang diberikan dan berbanding terbalik dengan luas permukaan. Semakin besar gaya yang bekerja maka tekanan juga akan semakin besar tetapi semakin besar luas permukaan maka tekanan akan semakin kecil.

Jika ada ayam dan itik berjalan bersama di atas lumpur, dengan menganggap gaya ayam dan itik besarnya sama. Jika kita amati maka
bekas kaki ayam lebih dalam daripada bekas kaki itik ? hal ini karena luas permukaan kaki ayam lebih kecil daripada luas permukaan kaki itik sehingga tekanan kaki ayam lebih bear dari tekanan kaki itik. Begitupun dengan bekas kaki yang menggunakan sepatu hak tinggi akan lebih dalam jika dibandingkan dengan sepatuyang alasnya datar, jika keduanya berjalan di atas lumpur dengan gaya yang sama.

Aplikasi tekanan dalam kehidupan sehari-hari :
1. Jarum dan paku di buat runcing pada bagian ujungnya
2. Mata kapak maupun mata pisau dibuat tajam untuk memperbesar tekanan sehingga mudah digunakan saat membelah atau memotong. Orang yang memotong daging menggunakan ujung pisau yang tumpul akan lebih banyak mengeluarakan tenaga jika dibandingkan memotong dengan menggunakan ujung pisau yang tajam dengan gaya yang sama.
3. Sirip ikan yang lebar memudahkan ikan bergerak dalam air. Sirip yang lebar mengakibatkan tekanan yang diberikan air tehadap sirip ikan besar sebagai reaksinya ikan mendapat gaya dorong air.
4. Alas sepatu salju dibuat lebar pada bagian alasnya. Hal ini bertujuan untuk memperkecil tekanan ketika berjalan di atas salju.

Contoh soal tekanan zat padat :
1. Chacha memakai sepatu hak lancip, jika massa chacha 30 kg dan tekanan yang diberikan chacha pada lantai 1500 N/m2. Hitung luas permukaan sepatu chacha !
Diketahui :
m : 30 kg
F = mg = 30(10) = 300 N
P = 1500 N/m2
Ditanya :
A . . . ?
Jawab :
P = F/A
1500 = 300/A
A = 1/5 m2

Sumber:http://www.informasi-pendidikan.com/2014/12/tekanan-zat-padat.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GANGGUAN PADA SISTEM EKSKRESI MANUSIA DAN PENCEGAHANNYA (BATU GINJAL)

Batu ginjal Penyebab       : Batu ginjal dapat terbentuk karena pengendapan garam kalsium di dalam rongga ginjal, saluran ginjal, atau kandung kemih. Batu ginjal berbentuk kristal yang tidak bisa larut dan mengandung kalsium oksalat, asam urat, dan kristal kalsium fosfat. Penyebabnya adalah karena terlalu banyak mengonsumsi garam mineral dan terlalu sedikit mengonsumsi air. Batu ginjal tersebut lebih lanjut dapat menimbulkan hidronefrosis. Hidronefrosis adalah membesarnya salah satu ginjal karena urine tidak dapat mengalir keluar. Hal itu akibat penyempitan aliran ginjal atau tersumbat oleh batu ginjal. Pencegahan           : Perbanyaklah minum air putih agar air seni lancar. Ketika berada di ruangan ber-AC, Perbanyak minum air putih walaupaun tidak haus, Minumlah air putih minimal 8 gelas sehari. Hindari minum atau memasak menggunakan air yang kandungan kapurnya tinggi. Kapur di dalam tubu...

CAHAYA

CAHAYA A. Pengertian Cahaya Cahaya adalah energi berbentuk gelombang elektromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380-750 nm. Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang tidak memerlukan medium untuk merambat. Sehingga cahaya dapat merambat tanpa memerlukan medium. Cahaya yang biasa kita lihat merupakan kelompok-kelompok sinar cahaya atau disebut berkas cahaya. Berkas cahaya dapat digolongkan atas : a) Berkas cahaya menyebar (divergen), yaitu berkas cahaya yang berasal dari satu titik kemudian menyebar ke segala arah. b) Berkas cahaya sejajar, yaitu berkas cahaya yang arahnya sejajar satu sama lain. c) Berkas cahaya mengumpul, yaitu berkas cahaya yang menuju ke satu titik tertentu. http://www.artikelmateri.com/2016/02/cahaya-adalah-pengertian-sifat-pemantulan-cermin-cekung-cembung.html http://aviskariska.blogspot.com/2018/05/cahaya.html

MEKANISME PENDENGARAN MANUSIA

MEKANISME PROSES MENDENGAR PADA MANUSIA Proses mendengar pada manusia melalui beberapa tahap. Tahap tersebut diawali dari lubang telinga yang menerima gelombang dari sumber suara. Gelombang suara yang masuk ke dalam lubang telinga akan menggetarkan gendang telinga (yang disebut membran timpani). Getaran membran timpani ditransmisikan melintasi telinga tengah melalui tiga tulang kecil, yang terdiri atas tulang martil, landasan, dan sanggurdi. Telinga tengah dihubungkan ke faring oleh tabung eustachius. Getaran dari tulang sanggurdi ditransmisikan ke telinga dalam melalui membran jendela oval ke  koklea . Koklea merupakan suatu tabung yang bergulung seperti rumah siput. Koklea berisi cairan limfa. Getaran dari jendela oval ditransmisikan ke dalam cairan limfa dalam ruangan koklea. Di bagian dalam ruangan koklea terdapat organ korti. Organ korti berisi carian selsel rambut yang sangat peka. Inilah reseptor getaran yang sebenarnya. Sel-sel rambut ini akan bergerak ketika ada...